Handaya Aji – Yoyok : Pacitan Masa Depan

Membela Masyarakat, untuk Keadilan dan Kebenaran

Anggota DPRD Pacitan Surati Presiden

Posted by handayaaji pada Agustus 25, 2010

Saturday, 21 August 2010 18:39 Media Online Bhirawa

Pacitan, Bhirawa
Seorang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Jawa Timur Handaya Aji menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mengadukan upaya kriminalisasi yang dialaminya oleh kepolisian setempat. Konfirmasi mengenai surat pengaduan kepada lembaga kepresidenan tersebut secara tidak langsung disampaikan Handaya Aji melalui layanan surat elektronik atau “e-mail” kepada sejumlah wartawan media cetak, online, serta elektronik, Sabtu (21/8) pagi. Salinan surat yang sama juga ditembuskan kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Deny Indrayana, DPR RI, Komisi III Bidang Hukum, serta kapolri.

“Total ada sepuluh lembaga yang saya beri tembusan surat pengaduan ini,” kata Handaya Aji saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat (sms). Sayang, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini belum bersedia dikonfirmasi secara langsung. Dalam surat elektronik yang disampaikannya, Handaya Aji berdalih masih berusaha untuk menenangkan diri pascapenetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan uang dana hibah Rp59 juta yang diterima kelompok taninya pada tahun 1999.

“Tidak pantas seorang yang vokal dan aktif mendampingi masyarakat dikriminalisasikan demi kepentingan penguasa daerah,” katanya membela diri. Masih dalam surat elektronik yang sama, Handaya Aji mengaku, masih berusaha memahami proses hukum yang saat ini tengah dihadapinya.
Dia secara eksplisit mengaku khawatir jika upaya kriminalisasi dirinya lebih dilatarbelakangi oleh sikap vokal Handaya Aji sebagai anggota DPRD Pacitan perioda 2004-2009 serta Wakil Ketua DPRD Pacitan periode 2009 hingga sekarang.

“Bahwa saya merasa meragukan netralitas penyidik Polres Pacitan karena beberapa pejabatnya pernah mengemukakan kekecewaan serta ancaman kepada saya sebagai response atas proses advokasi yang saya lakukan selama ini,” kata Handaya Aji dalam poin 3 surat keterangan untuk Polres Pacitan yang juga dia lampirkan dalam surat pengaduan kepada Presiden.

Karena itu, Handaya Aji menyatakan dirinya ingin memastikan terlebih dahulu bahwa proses hukum yang tengah dia hadapi bukan semata mata untuk “memasung” sikap vokalnya sebagai anggota DPRD. Sebab, menurut Aji sikap vokal dan perbedaan pendapat yang acapkali dia tunjukkan merupakan hak dasar yang dijamin dalam Undang-undang Dasar 1945.

Selain itu, sikap vokal yang dilakukannya hanyalah sebatas menjalankan tugas pengawasan sekaligus fungsi kontrol yang merupakan kewajiban dia selaku wakil rakyat.

“Segera setelah saya mendapat jawaban atas keraguan yang saya sampaikan di atas, maka saya akan menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang harus saya jalani sebagai warga negara sebagaimana mestinya,” janjinya. [ant] Sumber :
http://www.harianbhirawa.com/demo-section/berita-terkini/14835-anggota-dprd- pacitan-surati-presiden

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: