Handaya Aji – Yoyok : Pacitan Masa Depan

Membela Masyarakat, untuk Keadilan dan Kebenaran

Pernyataan sikap Aliansi Masyarakat untuk kebebasan Berpendapat

Posted by handayaaji pada Agustus 28, 2010

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Berkaitan dengan kasus hukum yang dialami oleh saudara Handaya Aji, yang saat ini sedang ditetapkan menjadi tersangka dan DPO, maka kami memberikan pernyataan sebagai berikut:

bahwa proses hukum kasus penggelapan dana hibah kepada kelompok tani Damai pada tahun 1998/1999 sebesar Rp 59 juta yang dituduhkan kepada Handaya Aji, merupakan upaya untuk menghentikan sikap vokal Pak Handaya sebagai anggota DPRD dan menghentikan pendampingan masyarakat selama 4 tahun ini beliau jalankan, yaitu berkaitan dengan Penolakan pertambangan yang mencemari lingkungan dan tidak memberikan bagi hasil serta melakukan penyerobotan tanah warga pribumi, Pendampingan pemilik tanah di Jalur lintas selatan (JLS) dan penolakan penandatangan APBD 2010. Oleh karenanya kami meyakini bahwa proses hukum ini merupakan rekayasa dan kriminalisasi yang berimplikasi pada terpasungnya hak untuk menyatakan pendapat yang dimiliki setiap warga negara sebagaimana telah di jamin Oleh Pasal 28 UUD 1945, dan melemahnya kekuatan masyarakat yang selama ini memperjuangkan hak-hak dasarnya dan mematikan mekanisme cek and balancing pada pemerintahan daerah Pacitan. Sekaligus hal ini membuktikan bahwa Bupati Pacitan dalam hal ini telah berkuasa secara mutlak.

Oleh karena itu kami mengajukan tuntutan sebagai berikut:

a. Agar kapolres Pacitan menjamin sepenuhnya bagi masyarakat dalam mengemukakan pendapat terutama yang berkaitan dengan kepentingan publik sesuai peraturan perundangan yang ada.

b. Menghentikan kegiatan pertambangan yang telah merusak lingkungan dan tidak memberikan bagi hasil kepada Pemda Pacitan, dan melakukan penyerobotan tanah milik warga, serta mengusut tuntas segala perbuatan pidana yang berkaitan dengan permasalahan pertambangan, sebagaimana yang telah dilaporkan oleh warga desa kluwih 1 tahun yang lalu. Termasuk membongkar keterlibatan pejabat daerah yang terlibat dalam mafia tambang di Pacitan.

c. Membuka kembali kasus hukum yang selama ini dipetieskan demi terpenuhinya keadilan di masyarakat antara lain kasus Tambak Udang dan Penganiayaan yang dilakukan dengan bantuan dua ekor anjing buas yang dilakukan oleh Iwan Baleha, sebab semua warga tidak ada yang percaya kalau yang bersangkutan dinyatakan sakit jiwa.

d. Menuntut agar Agar AKBP Wahyono dan AKP Sukimin bertanggung jawab atas segala macam penyimpangan penegakan hukum di Pacitan

e. Meminta agar lembaga-lembaga negara yang berkaitan dengan permasalahan hukum di negeri ini (Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Komisi Kepolisian Nasional, Divisi Propam dan Inspektorat, Komisi Kejaksaan, Komisi Yudisial, Komnas HAM, Komisi III DPR RI, Ormas, Media Dan publik agar memperhatikan dengan seksama terhadap rekayasa kasus dan kriminalisasi terhadap sikap vokal di Pacitan.

Demikian pernyataan sikap Aliansi Masyarakat untuk kebebasan Berpendapat

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pacitan, 28 Agustus 2010

<>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: