Handaya Aji – Yoyok : Pacitan Masa Depan

Membela Masyarakat, untuk Keadilan dan Kebenaran

DPRD Tolak Bendungan Kedungbendo

Posted by handayaaji pada September 1, 2010

Kamis, 29 Mei 2008
DPRD Tolak Bendungan Kedungbendo

Lima Fraksi Sepakat, FPD Tunggu Survei Amdal
PACITAN – DPRD Pacitan akhirnya memutuskan menghentikan kegiatan rencana pembangunan bendungan Kedungbendo. Keputusan atas aspirasi Forum Masyarakat Tegalombo-Arjosari (Formas Tegalsari) tersebut diambil setelah disepakati enam fraksi dalam rapat paripurna, Rabu (28/5).

Dalam pendapat akhirnya, lima fraksi secara tegas menolak rencana pembangunan bendungan Kedungbendo. Hanya Fraksi Partai Demokrat (FPD) yang menyatakan menunggu sampai dilaksanakannya survei analisa mengenai dampak lingkungan (amdal).

Fraksi PDIP menolak rencana pembangunan bendungan tersebut setelah didasarkan pada berbagai aspek dan kajian. Baik laporan kinerja pansus, investigasi ke lapangan, literatur dan sebagainya. Bahkan, fraksi ini juga menilai rencana pembangunan itu dinilai tidak strategis dan bijaksana. “Apakah pembangunan bendungan merupakan satu-satunya cara?” kata Setyo Raharjo, juru bicara FPDIP.

Fraksi Patriot Pancasila tak kalah tegas menolak rencana tersebut. Bahkan, fraksi yang beranggotakan empat orang ini, mempertanyakan kegunaan bendungan. Jika untuk sarana wisata, di Pacitan sudah banyak memiliki aset wisata.

Begitu juga jika diperuntukkan sebagai PLTA, dinilai kurang tepat. Selain hanya PLTA minihidro (7,5 MW), saat ini, di Pacitan juga tengah dibangun PLTU berkapasitas 2 x 315 MW. “Pembangunan harus berjalan dan didukung semua pihak. Terkadang pembangunan perlu pengorbanan. Tetapi, tidak harus mengorbankan ribuan jiwa di enam desa,” tegas Bambang, juru bicara Fraksi Patriot Pancasila.

Hal senada juga diungkapkan Fraksi Partai Golkar, Fraksi Kebangkitan Bangsa, maupun Fraksi Persatuan Nasional. Selain menyatakan agar segala bentuk kegiatan survei dihentikan, juga meminta pemerintah untuk mencari solusi lain mengatasi banjir sungai Grindulu.

Dalam pendapat akhir fraksi ada dua kesimpulan. Yakni, lima fraksi menyatakan menolak atau menghentikan survei dan satu fraksi menunggu sampai selesainya survei amdal. Akhirnya, rapat paripurna diskors sekitar dua jam. “Setelah dilakukan rapat gabungan antara pimpinan dewan dan pimpinan fraksi, sepakat menghentikan semua kegiatan rencana pembangunan bendungan Kedungbendo,” kata Soedjono, ketua DPRD Pacitan.

Menanggapi keputusan DPRD tersebut, Sri Widyowati Atmodjo, salah seorang unsur ketua Formas Tegalsari, mengaku puas dengan keputusan dewan tersebut. Konsekuensinya, semua kegiatan survei terkait rencana pembangunan bendungan Kedungbendo juga harus dihentikan. “Kalau kegiatan masih terus dilakukan, kami juga akan melakukan langkah-langkah lanjutan,” tandasnya. (wit/sad)

http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=217074&c=76 <>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: